Menari Bugil di Karaoke Digerebek

Posted on 19

0


Aksi tarian bugil bukan lagi monopoli kawasan Mangga Besar di Jakarta. Lima wanita penari telanjang (streptis) yang sedang berlenggak-lenggok di ruang karaoke di Jl Raya Cibubur, Jatisampurna, Kota Bekasi, berhamburan dan berusaha sembunyi saat tim Satpol PP Kota Bekasi, menggerebek lokasi, Sabtu dinihari (22/1).

Perempuan-perempuan muda tanpa selembar benang pun di tubuhnya, tampak malu dan menutup bagian dada dan bawahnya dengan kedua tangan. “Nanti dulu, Pak, saya ambil pakaian,” ujar Sheila, 20, saat petugas menarik tangannya. Selain Sheila ada empat temannya yang juga tanpa busana saat petugas datang.

Penggerebekan lokasi karaoke yang biasa menyajikan tarian telanjang ini, menurut Dedi Juanda, Kasatpol PP Kota Bekasi sudah berlangsung beberapa pekan. “Ada warga yang melapor, karenanya kami segera tindak lanjuti,” ujar Dedi usai penggerebekan.

Keresahan warga ini diakui sejumlah pengurus RW di Kelurahan Jatisampurna, menurut warga di lokasi itu selepas pukul 24:00, tarian telanjang disuguhkan di ruangan yang berkapasitas 5-8 orang. “Sekali menari satu wanita dibayar Rp 300 ribu,” ujar Rudi, warga yang pernah iseng menyaksikan tarian itu.

Sedangkan Hanny, salah seorang penari telanjang menuturkan, di tempat itu memang sering ada pengunjung karaoke yang minta pemandu lagu menari bugil. “Tapi tidak semua bisa disuruh nari bugil dan diajak kencan,” ujarnya.

Satu pengunjung yang sempat menyaksikan beberapa menit tarian telanjang itu mengatakan, setiap penari bisa dilihat dari kodenya. “Kalau dia berkode kuning, berarti bisa diajak kencan, tetapi kalau berkode merah, wanita itu hanya menari saja,” ujarnya.

Penggerebekan yang dilakukan petugas Satpol PP Kecamatan Jatisampurna, ini sepertinya hanya sebagai shock terapy, karena setelah semua wanita itu dicatat jatidirinya, Sabtu siang, mereka dipulangkan. “Kami hanya mencatat, dan melaporkan ke instansi terkait agar tempat itu ditutup,” ujar Dedi, sambil mengatakan, operasi juga melibatkan anggota Polisi Militer.

SEKALI KENCAN RP 500 RIBU

Menurut Hanny, dia bersama teman-teman penari dapat dikencani dengan tarif Rp 500 ribu. “Itu juga di tempat dan tidak menginap,” ujarnya. Karena itu diakui Hanny, fasilitas di karaoke tersebut juga ada ruangan yang khusus untuk dua orang. Pengunjung yang datang ke tempat itu dikenakan tarif satu kamar ukuran besar Rp 300 ribu dan lengkap dengan 4-5 pemandu lagu yang bisa menari telanjang.

“Kalau pengunjung mau dengan tarif Rp 500 ribu, kami bisa menari dulu baru berkencan,” timpal Rini, yang mengaku baru dua bulan di lokasi itu.

Dalam penggerebekan di lokasi karaoke itu, petugas Satpol PP Kec. Jatisampurna berhasil menjaring 33 wanita muda. Namun setelah diberi pengarahan dan membuat pernyataan tidak mengulang lagi aksi itu, mereka diperbolehkan pulang

Iklan
Posted in: Bugil Artis